Sehubungan dengan perencanaan tahunan unit kerja di lingkungan Universitas Padjadjaran, kami dengan ini mengumumkan jadwal penginputan rencana anggaran dan detail item barang sebagai dasar rencana kerja anggaran tahunan dan rencana umum pengadaan untuk tahun 2024.
Jadwal Penginputan pada Database aplikasi Siat Perencanaan:
Tanggal: 13 Desember 2023 - 08 Januari 2024
Pada SIAT Perencanaan Modul Usulan Tahunan
Untuk memastikan kelancaran proses perencanaan, harap menyiapkan program dan kegiatan serta pengelompokan kegiatan yang sudah tersedia pada aplikasi serta rincian item barang/jasa dengan cermat. Pastikan informasi data mencakup hal berikut:
Kelompok Kegiatan, Akun Belanja, Nama Barang/Jasa, Kuantitas, Spesifikasi Teknis, dan Perkiraan Harga (memperhatikan peningkatan tingkat inflasi)
Perencanaan ini akan menjadi dasar untuk Rencana Kerja anggaran tahunan Unit kerja dan rencana umum pengadaan tahun 2024. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh unit kerja untuk berpartisipasi aktif dalam menyusun rencana anggaran, memastikan bahwa kebutuhan dan prioritas masing-masing unit terakomodir. mohon diperhatikan agar data terinput tersebut akan terintegrasi dengan sistem lain diantaranya modul Oracle Finance dan sistem informasi procurement tersedia. selain itu sebagai syarat dari manajemen akuntabilitas kinerja yang baik pada akhir periode jadwal pengmuman ini diwajibkan bagi unit kerja untuk memiliki dokumen RKAT dengan format baku RKAT PTNBH dan mengirimkannya ke dir.psi@unpad.ac.id.
Kami mengharapkan kerjasama penuh dari seluruh staf dan unit kerja dalam menjalankan proses ini. Penginputan yang tepat waktu dan akurat akan menjadi landasan yang kuat untuk menyusun rencana kerja anggaran tahunan dan pengadaan tahun 2024 yang efektif, efisien, akuntable dan dapat dipertanggungjawabkan.
Terima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Koordinator Bid Perencanaan Jana Rustia.




[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran terus menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan pendidikan tinggi yang inklusif dan ramah bagi seluruh mahasiswa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan fasilitas Juru Bahasa Isyarat (JBI) bagi mahasiswa Tuli, termasuk dalam proses pembelajaran hingga pelaksanaan ujian akhir dan sidang skripsi guna memastikan pemenuhan hak akses informasi yang setara.
Penyediaan JBI tersebut menjadi bagian dari penguatan layanan pendidikan inklusif di lingkungan Unpad yang mendukung berbagai tahapan akademik bagi mahasiswa. Melalui fasilitas ini, kampus berupaya menciptakan proses pembelajaran dan evaluasi akademik yang komunikatif serta dapat diakses oleh seluruh mahasiswa tanpa terkecuali.
Mahasiswa Sekolah Vokasi Program Studi Kearsipan Digital Unpad, Hasbi Ridla Ilahi, menjadi salah satu mahasiswa disabilitas tuli yang mendapatkan fasilitas Juru Bahasa Isyarat pada sidang tugas akhir pada Kamis, 22 Januari 2026. Hasbi menyampaikan bahwa keberadaan JBI merupakan fasilitas penting dalam menunjang kelancaran proses akademik. Tidak hanya itu, Hasbi menambahkan bahwa dukungan JBI sangat terasa saat pelaksanaan sidang skripsi, terutama dalam memahami pertanyaan dari dosen penguji.
“Juru bahasa isyarat itu memberikan hak informasi yang saya butuhkan. Dengan adanya fasilitas ini, saya jadi lebih nyaman mengikuti perkuliahan sampai sidang. Saat sidang pun dengan adanya JBI, Alhamdulillah saya bisa lebih jelas memahami pertanyaan-pertanyaan penguji dan menyampaikan jawaban dengan lebih optimal,” jelas Hasbi dengan didampingi Juru Bahasa Isyarat.
Sementara itu, Juru Bahasa Isyarat Unpad, Fransisca Octi Sulistyaningsih, S.Pd., menilai penyediaan fasilitas JBI, serta keberadaan Unit Layanan Disabilitas (ULD) Unpad merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif. Dalam hal ini, Fransisca Octi berharap layanan ini terus diperkuat melalui peningkatan sumber daya dan literasi inklusifitas di lingkungan kampus agar Unpad semakin ramah dan aksesibel bagi seluruh mahasiswa.
“Saat ini Unpad sudah berada di jalur yang tepat. Tidak hanya inklusif dalam slogan, tetapi juga menghadirkan fasilitas yang benar-benar secara langsung mendukung mahasiswa disabilitas dalam praktik akademik. Harapannya ke depan Unpad bisa terus memperkuat fasilitas dan sumber daya pendukung disabilitas, termasuk penambahan JBI dan peningkatan literasi inklusifitas di kalangan sivitas akademika Unpad,” ujar Octi.* (R02)



The post Fasilitas Juru Bahasa Isyarat Dukung Kelancaran Sidang Tugas Akhir Mahasiswa Tuli appeared first on Universitas Padjadjaran.










[Kanal Media Unpad] Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Padjadjaran (Unpad) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi melalui penyelenggaraan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional bersama delegasi petani dari Prefektur Nagano, Jepang. Kegiatan ini mengusung tema peningkatan pengetahuan petani Jepang mengenai budidaya tanaman pangan dan hortikultura di Jawa Barat.
Program PKM Internasional ini dikoordinasikan oleh Pusat Studi Sistem Pengelolaan Sumber Daya Lahan, Faperta Unpad, dengan ketua pelaksana Prof. Reginawanti Hindersah. Kegiatan dilaksanakan pada 13–15 Januari 2026 dan diikuti oleh 12 petani Nagano yang membudidayakan tanaman pangan, sayuran, dan bunga dengan skala usaha menengah hingga besar .
Rangkaian kegiatan meliputi sesi penerimaan resmi di Faperta Unpad, diskusi akademik bersama dosen dan mahasiswa, serta kunjungan lapangan ke sentra pertanian di beberapa lokasi yaitu Jatinangor, Kiarapayung, dan Lembang. Para peserta juga melakukan observasi ke pasar tradisional dan pasar modern untuk memahami sistem distribusi dan pemasaran produk pertanian di Jawa Barat.
Dalam kegiatan ini, Unpad memperkenalkan berbagai praktik budidaya tanaman pangan dan hortikultura tropis, khususnya terkait penggunaan pupuk organik dan pupuk hayati sebagai bagian dari pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan. Selain itu, diskusi juga difokuskan pada isu petani muda, tenaga kerja pertanian, serta peran perguruan tinggi dan pemerintah dalam regenerasi petani .
“Kegiatan ini merupakan wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara petani Jepang dan petani lokal Jawa Barat, sekaligus memperkuat peran Unpad dalam menjembatani kerja sama internasional di bidang pertanian,” ujarnya Prof. Reginawanti.
Melalui kegiatan PKM Internasional ini, Dekan Faperta Unpad, Dr. Ahmad Choibar Tridakusumah, juga berharap dapat membuka peluang kolaborasi riset, pertukaran sumber daya manusia, serta penguatan jejaring internasional di bidang pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi Unpad dalam meningkatkan kontribusi nyata perguruan tinggi bagi masyarakat sekaligus memperkuat reputasi Unpad di tingkat global.
Kegiatan ini merupakan langkah konkret Unpad melalui Faperta dalam mendukung pencapaian SDGs Poin 2 (Tanpa Kelaparan) dengan kegiatan penguatan produktivitas pertanian berkelanjutan, serta SDGs Poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui edukasi penggunaan pupuk hayati yang ramah ekosistem. Selain itu, dengan berfokus pada regenerasi petani dan transfer teknologi antarnegara, inisiatif ini sejalan dengan SDGs Poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) serta SDGs Poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui kolaborasi internasional ini, Unpad berupaya menciptakan ketahanan pangan yang lebih tangguh sekaligus memastikan keberlanjutan sektor pertanian bagi generasi mendatang di tingkat global.* (Rilis oleh: Humas Faperta Unpad)
Sumber: https://faperta.unpad.ac.id/unpad-selenggarakan-pkm-internasional-bersama-petani-jepang-dari-nagano/



The post Unpad Selenggarakan PKM Internasional Bersama Petani dari Prefektur Nagano Jepang appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Menjawab kebutuhan industri kosmetik yang semakin berkembang di Indonesia, Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran menghadirkan Program Studi Rekayasa Kosmetik yang relevan dengan pertumbuhan kebutuhan tenaga profesional di masa yang akan datang. Program Studi Rekayasa Kosmetik tersebut akan dibuka di Unpad pada semester ganjil tahun akademik 2026/2027.
“Untuk menjawab kebutuhan industri saat ini, Unpad membuka program studi baru jenjang Sarjana (S1) yaitu Rekayasa Kosmetik. Dengan bekal pengalaman yang dimiliki oleh Fakultas Farmasi selama ini, kami yakin prodi ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, memberi dampak positif bagi industri kosmetika dan juga bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, saat diwawancarai Kanal Media Unpad pada Rabu, 21 Januari 2026.
Sementara Dekan Fakultas Farmasi Unpad Prof. Auliya Abdurrohim Suwantika, memaparkan, kebutuhan tenaga profesional di bidang rekayasa kosmetik semakin meningkat seiring pertumbuhan industri kosmetik. Prodi Rekayasa Kosmetik di Fakultas Farmasi Unpad ini telah lolos akreditasi pertama BAN-PT.
“Fakultas Farmasi Unpad memiliki Sumber Daya Manusia yang kompeten di bidang kosmetik, sarana dan prasarana yang memadai, serta laboratorium sebagai lahan penelitian mahasiswa,” ujar Prof. Auliya Abdurrohim Suwantika.
Prof. Auliya menyampaikan bahwa Program Studi Rekayasa Kosmetik di Unpad akan membuka daya tampung sebanyak 80 mahasiswa yang terbagi untuk tiga jalur masuk perguruan tinggi, yaitu SNBP, SNBT, dan jalur mandiri.
Prof. Auliya menjelaskan bahwa berbeda dengan Prodi Farmasi, kekhasan Prodi Rekayasa Kosmetik ini adalah secara spesifik akan fokus mempelajari komoditas kosmetik, serta proyek dalam mengembangkan sebuah produk mulai dari sediaan farmasi, membuat formulasi, hingga produksi dan pemasarannya.
“Karena berada di bawah Fakultas Farmasi, beberapa mata kuliahnya tentu akan sangat memiliki relasi dengan aspek kefarmasian. Jadi bagaimana memformulasikan sebuah produk kosmetik yang baik, bagaimana dari segi regulasinya, quality control, hingga pemasarannya. Tidak hanya di aspek produksinya, tetapi secara keseluruhan aspek kefarmasiannya itu akan sangat kuat,” jelas Prof. Auliya.
Lebih lanjut, Prof. Auliya menjelaskan bahwa industri kosmetik yang pertumbuhannya sangat baik di Indonesia ini membuka peluang yang besar untuk berkarier di berbagai bidang terkait. Oleh karena itu, melalui prodi Rekayasa Kosmetik ini mahasiswa dipersiapkan untuk memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga lulusannya diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pengembangan inovasi produk kosmetik. Selain itu, penyelenggaraan prodi ini juga menjadi bagian dari upaya Unpad dalam mendukung pengembangan industri nasional.
Fakultas Farmasi Unpad telah melakukan inisiasi kerja sama dengan berbagai macam stakeholder, seperti PT Paragon, BPOM dan Kementerian Kesehatan RI. Kurikulum disusun dengan mempertimbangkan feedback dan insight dari berbagai pihak yang berpotensi akan menjadi pengguna calon alumni.
“Dari Prodi Rekayasa Kosmetik ini terbuka lebar banyak peluang, baik itu bekerja menjadi formulator di industri kosmetik atau bekerja sebagai regulatornya, bahkan tidak menutup kemungkinan bisa menjadi seorang entrepreneur di bidang kosmetik dengan bekal pengetahuan rekayasa kosmetik,” ungkapnya.* (R02)






The post Unpad Buka Prodi S1 Rekayasa Kosmetik di Fakultas Farmasi, Mulai Terima Mahasiswa Tahun Ini appeared first on Universitas Padjadjaran.




[Kanal Media Unpad] Sebagai penggerak kerja teknis di tingkat fakultas, para Wakil Dekan Universitas Padjadjaran didorong untuk memastikan setiap rencana kerja berujung pada pelaksanaan yang terukur, transparan, dan berintegritas. Hal tersebut dilakukan melalui penguatan eksekusi program dengan menegakkan keterbukaan serta pelayanan yang profesional.
Demikian disampaikan oleh Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, ketika membuka dan mengisi materi bertajuk “Renstra Unpad 2024-2029” dalam kegiatan Pembekalan Wakil Dekan Periode 2026-2030 di Lingkungan Universitas Padjadjaran di Hotel Four Points by Sheraton Bandung pada 20-21 Januari 2026.
“Perencanaan yang baik harus bisa dilihat semua orang agar pelaksanaannya lebih mudah dipantau. Perubahan boleh saja karena namanya dinamis, tetapi jangan terlalu sering berubah. Fail to plan is plan to fail,” ujar Rektor Unpad.
Rektor menegaskan bahwa rencana universitas harus diturunkan secara sistematis hingga ke tingkat fakultas, mulai dari rencana strategis, rencana operasional, sampai rencana anggaran yang disusun teratur dan terukur. Rektor juga menekankan pentingnya komunikasi antarpimpinan agar seluruh unsur mengetahui arah kerja yang sama, serta sikap terbuka terhadap kritik dan saran, termasuk dari mahasiswa.
“Insya Allah, saya pikir dengan pimpinan yang sekarang, kita bisa memiliki hal yang lebih baik. Mudah-mudahan ke depan kita akan lebih baik lagi daripada sebelumnya,” harap Rektor.
Kegiatan pembekalan ini dihadiri oleh 35 dekan fakultas dan sekolah serta satu Manajer Akademik dari sekolah di lingkungan Unpad. Pembekalan menghadirkan total 14 materi yang disampaikan oleh pimpinan Unpad yaitu Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis Prof. Dr. Maman Setiawan, SE., MT., Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, S.Si., S.IP., MT., M.Han., serta para direktur di lingkungan Unpad.
Melalui pembekalan ini, para Wakil Dekan diharapkan memiliki pemahaman dan arah kerja yang sama dalam menerjemahkan kebijakan universitas ke program di tingkat fakultas dan sekolah. Keselarasan perencanaan, komunikasi antarpimpinan, serta keterbukaan terhadap masukan menjadi bekal penting untuk memastikan setiap program berjalan lebih efektif, akuntabel, dan berdampak.* (R01)






The post Usai Dilantik, Para Wakil Dekan Periode 2026-2030 Ikuti Kegiatan Pembekalan Bersama Pimpinan Unpad appeared first on Universitas Padjadjaran.







[Kanal Media Unpad] Kementerian Luar Negeri RI bekerja sama dengan FISIP dan Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran menggelar acara “Nonton Bareng Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 dan Bincang Politik Luar Negeri” di Kampus FISIP Unpad Jatinango pada Rabu, 14 Januari 2026.
Acara dibuka oleh Dekan FISIP Unpad, Prof. Dr. Mohammad Benny Alexandri, S.E., M.M., dan dihadiri lebih dari 150 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa berbagai Program Studi yang ada di FISIP dan FH Unpad serta International Women University. Acara dimulai pada pukul 09.30 WIB dan berakhir pada pukul 13.45 WIB.
Peserta sangat antusias mengikuti acara yang tercermin dari banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan kepada narasumber dan penanggap serta banyaknya peserta yang menjawab pertanyaan kuis yang diajukan oleh panitia.
Bertindak sebagai narasumber talkshow nobar PPTM 2026 yaitu Widya Rahmanto (Sekretaris Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Kementerian Luar Negeri) dengan Irman G. Lanti, Ph.D (Ketua Pusat Riset Perdamaian dan Kerja Sama Selatan-Selatan Unpad) sebagai Penanggap serta Chloryne Trie Isana Dewi, LL.M. sebagai moderator acara.* (Rilis oleh: Humas FISIP Unpad)
The post Nonton Bareng dan Diskusi Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri 2026 dan Bincang Polugri appeared first on Universitas Padjadjaran.







[Kanal Media Unpad]Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Universitas Padjadjaran bersama Center for Environment and Sustainability Science (CESS) berpartisipasi sebagai pembicara dalam Webinar Internasional FAO Green Cities Initiative (GCI) bertajuk Cultivating Green Cities: Approaching Urban Agriculture as Heritage for Sustainable Futures yang diselenggarakan oleh Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) secara daring pada Jumat 16 Januari 2026.
Webinar internasional ini merupakan bagian dari seri FAO Green Cities Initiative yang bertujuan mendorong pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik dalam pengembangan kota yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan melalui integrasi pertanian perkotaan, kehutanan kota, dan bioekonomi berkelanjutan.
Dalam sesi studi kasus Indonesia, Gemilang Lara Utama, Peneliti CESS Unpad sekaligus Dekan FTIP, bersama Mega Nurul Aini, alumni FTIP yang merupakan Koordinator Bandung Urban Agriculture Heritage – The Living Lab, memaparkan hasil riset dan praktik pertanian perkotaan di Kota Bandung yang dikembangkan melalui pendekatan warisan budaya (urban agriculture as living heritage).
Gemilang menjelaskan bahwa Kota Bandung menghadapi tantangan serius dalam ketahanan pangan, mengingat keterbatasan lahan pertanian yang hanya sekitar 0,6 persen dari total wilayah kota serta ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah yang mencapai 96 persen. Kondisi tersebut meningkatkan kerentanan kota terhadap gangguan rantai pasok, perubahan iklim, dan fluktuasi harga pangan.
Melalui pendekatan Urban Agriculture as Heritage yang dikembangkan dalam kerangka proyek internasional INSUAH (Integrated Study on Urban Agriculture as Heritage), Bandung berupaya mengintegrasikan pengetahuan lokal, nilai budaya Sunda, dan inovasi keberlanjutan. Praktik tersebut antara lain tercermin pada sistem pemanfaatan pekarangan, maupun agroekologi berbasis singkong di Kampung Adat Cirendeu, pengelolaan ruang berbasis kearifan lokal, serta penguatan nilai gotong royong dalam tata kelola pangan di rumah tangga maupun komunitas.
Selain itu, program Buruan SAE yang dikembangkan Pemerintah Kota Bandung turut disoroti sebagai contoh konkret sinergi antara kebijakan publik, komunitas, dan akademisi dalam memperkuat ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat. Hingga saat ini, ratusan kelompok Buruan SAE telah tersebar di berbagai wilayah Kota Bandung perlu Kembali ditelaah kontribusinya tidak hanya terhadap ketahanan pangan rumah tangga dan inklusi social, namun juga aspek pelestarian lingkungan dan keberanjutan.
Webinar ini juga menghadirkan pemaparan kebijakan FAO terkait pertanian dan peri-urban agriculture di bawah kerangka Green Cities Initiative serta studi kasus dari Havana, Kuba. FAO menegaskan bahwa pengakuan pertanian perkotaan sebagai warisan budaya memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek ketahanan pangan, kota berkelanjutan, dan aksi iklim.
Keikutsertaan FTIP dan CESS Universitas Padjadjaran dalam forum internasional ini menegaskan komitmen Unpad dalam berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan solusi berbasis riset untuk menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun global.* (Rilis oleh: Dani Wahdani / Humas FTIP Unpad)



The post FTIP dan CESS Bagikan Pengalaman Riset Pertanian Perkotaan Berbasis Warisan Budaya di Webinar FAO appeared first on Universitas Padjadjaran.




[Kanal Media Unpad] Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Arief S. Kartasasmita, melantik sejumlah pimpinan universitas yang terdiri atas Wakil Dekan seluruh fakultas dan sekolah periode 2026-2030, Direktur, Kepala Kantor, dan Kepala Satuan periode 2026-2029 di lingkungan Unpad. Pelantikan tersebut berlangsung pada Upacara Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pimpinan di Lingkungan Unpad yang dilaksanakan di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jl. Dipati Ukur 35 Bandung, Senin 19 Januari 2026.
“Pergantian pimpinan adalah hal yang tidak dapat dihindari, ini merupakan sesuatu yang lumrah dalam organisasi yang dinamis dan menjadi bagian dari upaya dalam sistem pengelolaan universitas,” ujar Rektor Unpad dalam sambutannya.
Rektor Universitas Padjadjaran melantik 35 Wakil Dekan, meliputi Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Riset serta Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi, dari 16 fakultas dan Sekolah Vokasi, serta melantik Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Riset serta Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi di Sekolah Pascasarjana.
Pada kesempatan tersebut, Rektor juga melantik Direktur Pemasaran, Kepala Satuan Pengembangan Strategis dan Reputasi Universitas, Kepala Kantor Pengelolaan Pendidikan Jarak Jauh, Kepala Kantor Layanan Kemahasiswaan, dan Kepala Kantor Hukum.
Pelantikan tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor 216-283/UN.RKT/KEP/HK/2026. Dalam kesempatan ini, turut hadir jajaran Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Dewan Profesor dan Dharma Wanita Unpad.
Lebih lanjut, Prof. Arief menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para Wakil Dekan periode 2021-2025 beserta seluruh jajaran pendamping yang selama ini telah mencurahkan segenap upaya dan kontribusi untuk mendorong kemajuan serta meningkatkan kesejahteraan di lingkungan universitas.
“Saya pikir apa yang telah dilakukan selama ini sudah luar biasa. Banyak capaian yang kita raih, dan ini menjadi kebanggaan bagi kita semua bahwa Unpad pernah bekerja bersama para Wakil Dekan yang telah mendedikasikan dirinya,” ujar Rektor Unpad.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Rektor Unpad menyampaikan bahwa tantangan ke depan tidaklah mudah dan membutuhkan kerja bersama yang solid. Ia menegaskan tiga target utama yang harus dicapai, yaitu membawa Unpad masuk ke jajaran top 300 universitas dunia, meningkatkan total pendapatan hingga Rp 3 triliun, serta mewujudkan remunerasi yang lebih baik bagi keluarga besar Unpad.
“Menjadi pejabat bukanlah sesuatu yang perlu dibangga-banggakan. Ini bukan anugerah atau sekadar peringkat yang diberikan, melainkan amanah yang mengandung tanggung jawab, sebagaimana Bapak-Ibu nyatakan dalam sumpah yang tadi diucapkan,” ujar Prof. Arief.
Berikut adalah Wakil Dekan, Direktur, Kepala Kantor, dan Kepala Satuan yang dilantik:
| No. | Nama | Jabatan | Fakultas/Direktorat |
| 1 | Imam Mulyana, S.H., M.H., Ph.D. | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset | Fakultas Hukum |
| 2 | Dr. Anita Afriana, S.H., M.H. | Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi | Fakultas Hukum |
| 3 | Prof. Sunu Widianto, S.E., M.Sc., Ph.D. | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset | Fakultas Ekonomi dan Bisnis |
| 4 | Citra Sukmadilaga, S.E., Ak., MBA., Ph.D. | Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi | Fakultas Ekonomi dan Bisnis |
| 5 | dr. Irvan Afriandi, Grad.Dipl.OEH., MPH., Dr.PH. | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset | Fakultas Kedokteran |
| 6 | Dr. Irawati Irfani, dr., Sp.M(K)., M.Kes. | Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi | Fakultas Kedokteran |
| 7 | Prof. Dr. Diah Chaerani, M.Si | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam |
| 8 | Dr. Irwan Ary Dharmawan, M.Si. | Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam |
| 9 | Prof. Yusup Hidayat, SP., M.Phil., Ph.D. | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset | Fakultas Pertanian |
| 10 | Dr. Oviyanti Mulyani, SP., M.Si. | Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi | Fakultas Pertanian |
| 11 | Prof. Dr. Sri Susilawati, drg., M.Kes. | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset | Fakultas Kedokteran Gigi |
| 12 | Dr. Asty Samiaty Setiawan, drg., M.Kes. | Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi | Fakultas Kedokteran Gigi |
| 13 | Dr. Wawan Budi Darmawan, SIP., M.Si. | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |
| 14 | Dr. Muhammad Fedryansyah, S.Sos., M.Si. | Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |
| 15 | Dr. Lina Meilinawati Rahayu, M.Hum. | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset | Fakultas Ilmu Budaya |
| 16 | Dr. Elvi Citraresmana, M.Hum. | Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi | Fakultas Ilmu Budaya |
| 17 | Asteria Devy Kumalasari, M.Sc., Ph.D., Psikolog | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset | Fakultas Psikologi |
| 18 | Karolina Lamtiur Dalimunthe, M.Psi., Ph.D., Psikolog | Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi | Fakultas Psikologi |
| 19 | Prof. Dr. Ir. Heni Indrijani, S.Pt., M.Si., IPU. | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset | Fakultas Peternakan |
| 20 | Dr. Ir. Andre Rivianda Daud, S.Pt., M.Si., IPM. | Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi | Fakultas Peternakan |
| 21 | Dr. Ira Mirawati, M.Si. | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset | Fakultas Ilmu Komunikasi |
| 22 | Centurion Chandratama Priyatna, S.S., M.Si., Ph.D. | Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi | Fakultas Ilmu Komunikasi |
| 23 | Hana Rizmadewi Agustina, S.Kp., MN., Ph.D. | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset | Fakultas Keperawatan |
| 24 | Raini Diah Susanti, S.Kp., MN., Ph.D. | Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi | Fakultas Keperawatan |
| 25 | Dr. Atikah Nurhayati, SP., MP. | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset | Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan |
| 26 | Dr. Yuniarti, S.Pi., M.Si. | Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi | Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan |
| 27 | Dr. Herlina Marta, S.TP., M.Si. | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset | Fakultas Teknologi Industri Pertanian |
| 28 | Dr. Dwi Rustam Kendarto, S.Si., MT. | Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi | Fakultas Teknologi Industri Pertanian |
| 29 | Prof. apt. Melisa Intan Barliana, Dr. Med. Sc. | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset | Fakultas Farmasi |
| 30 | Prof. Mutakin, M.Si., Apt., Ph.D. | Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi | Fakultas Farmasi |
| 31 | Dr. Sc. Yoga Andriana Sendjaja., ST., M.Sc. | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset | Fakultas Teknik Geologi |
| 32 | Dr. Ir. Raden Irvan Sophian, ST., MT. | Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi | Fakultas Teknik Geologi |
| 33 | Dr. Kasno Pamungkas, S.S., M.Hum. | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset, serta Sumber Daya dan Organisasi | Sekolah Pascasarjana |
| 34 | Dr. Risna Resnawaty, MP. | Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset | Sekolah Vokasi |
| 35 | Dr.rer.pol. Ernah, SP., M.Si. | Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi | Sekolah Vokasi |
| 36 | Syauqy Lukman, S.Sos., M.S.M, Ph.D. | Direktur Pemasaran | Direktorat Pemasaran |
| 37 | Yudi Ahmad Faisal, S.E., CIFP., Ph.D. | Kepala Satuan Satuan Pengembangan Strategis dan Reputasi Universitas (SPSRU) | SPSRU |
| 38 | Mira Trisyani Koeryaman, S.Kp., MSN., Ph.D. | Kepala Kantor Pengelolaan Pendidikan Jarak Jauh | Direktorat Akademik |
| 39 | Dr. Afra Hafny Noer, S.Psi., M.Sc. | Kepala Kantor Layanan Kemahasiswaan | Direktorat Kemahasiswaan |
| 40 | Ijud Tajudin, S.H., M.H. | Kepala Kantor Hukum | Direktorat Kelembagaan dan Tata Kelola |
(R01)





The post Rektor Lantik Wakil Dekan, Direktur, Kepala Kantor dan Kepala Satuan di Lingkungan Unpad appeared first on Universitas Padjadjaran.




[Kanal Media Unpad] Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Padjadjaran kembali memperkuat peran globalnya melalui pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Internasional bersama Universiti Malaysia Sabah (UMS), Malaysia, dalam skema Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY–World Class University) di Sumedang, 13-17 Januari 2026.
Kolaborasi antara FPIK Universitas Padjadjaran dan Universiti Malaysia Sabah ini merupakan bagian dari kerja sama internasional yang telah terjalin secara berkelanjutan, meliputi joint supervision, international matching fund, serta pertukaran staf dan mahasiswa. PPM Internasional ini menjadi salah satu bentuk konkret penguatan kolaborasi akademik yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kegiatan PPM Internasional mengusung tema “Penguatan Kapasitas dan Inovasi Hatchery Ikan Hias Berbasis Kolaborasi Internasional” dilaksanakan di FPIK Universitas Padjadjaran serta Desa Sindangsari dan Desa Naggerang, Kabupaten Sumedang. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok pembudidaya ikan hias agar mampu menerapkan praktik budidaya berstandar baik, inovatif, dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi di Gedung Dekanat FPIK Universitas Padjadjaran. Acara dibuka oleh Kepala Pusat Pengembangan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Padjadjaran, Irfan Zidni, S.Pi., M.P., Ph.D., serta disambut oleh Dekan FPIK Dr. Sunarto dn dihadiri oleh pimpinan fakultas dan mitra internasional. Dari pihak Universiti Malaysia Sabah, sambutan disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. Ching Fui Fui, Direktur Borneo Marine Research Institute (BMRI), Universiti Malaysia Sabah.
Kegiatan inti melibatkan Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Mina Sari Barokah sebagai mitra masyarakat. Pada sesi teknis, Dr. Nur Fatihah binti Abd Halid dari Universiti Malaysia Sabah bertindak sebagai pemateri utama yang menyampaikan materi pengelolaan hatchery ikan hias, sanitasi dan kesehatan ikan, serta penguatan praktik good aquaculture practices. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi dan sesi berbagi pengalaman antara akademisi, mahasiswa internasional, dan pembudidaya.
Dalam kesempatan tersebut, delegasi Universiti Malaysia Sabah yang terdiri atas 1 direktur BMRI, 2 staf, dan 5 mahasiswa tidak hanya berbagi ilmu dan pengalaman, tetapi juga melakukan kunjungan lapangan ke unit akuarium ikan hias binaan di Desa Sindangsari dan Desa Nanggerang, Jatinangor, Sumedang. Kunjungan ini menjadi sarana observasi langsung penerapan teknologi hatchery dan pengelolaan akuarium berbasis masyarakat.
Program ditutup dengan sesi diskusi, wrap-up kegiatan, serta penyerahan induk ikan Corydoras kepada POKDAKAN sebagai simbol kepedulian dan komitmen keberlanjutan program. Penyerahan ini menegaskan bahwa Desa Sindangsari bukan sekadar lokasi kegiatan sesaat, melainkan desa binaan FPIK Universitas Padjadjaran yang dikembangkan secara berkelanjutan.
Tim PPM Internasional dari Universitas Padjadjaran melibatkan Prof. Dr. Yuli Andriani, S.Pi., M.P., Fittrie Meyllianawaty Pratiwy, S.Pi., MIL, Ph.D., serta Dr.Ujang Subhan, bersama tim dosen dan mahasiswa pendukung kegiatan.
Melalui PPM Internasional Program Unpad Equity ini, FPIK Universitas Padjadjaran dan Universiti Malaysia Sabah berharap dapat memperkuat kapasitas teknis dan kelembagaan POKDAKAN, memperluas jejaring kolaborasi global, serta mendorong pengembangan desa binaan perikanan hias yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Universitas Padjadjaran menuju World Class University.* (Rilis oleh: Humas FPIK Unpad)



The post Perkuat Desa Binaan Berkelanjutan, FPIK Unpad–Universiti Malaysia Sabah Gelar PPM Internasional EQUITY appeared first on Universitas Padjadjaran.




[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran telah membuka pendaftaran Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) Program Kelas Internasional (International Undergraduate Program / IUP) Gelombang 1 mulai 12 Januari hingga 9 Maret 2026. Pembukaan tersebut juga disertai dengan pembukaan tiga program studi (prodi) baru sebagai upaya Unpad menyesuaikan pengembangan akademik dengan tren global dan kebutuhan pasar kerja.
“Kami melihat kebutuhan hadirnya program studi di masyarakat, dan kami pun mengevaluasi prodi yang sudah ada saat ini. Untuk tahun ini, program IUP Unpad membuka tiga prodi baru. Program ini terbuka untuk Warga Negara Asing dan Warga Negara Indonesia,” ujar Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita.
Ketiga prodi baru tersebut adalah Public Administration, Food Technology, dan Public Relations. Prodi Public Administration bekerja sama dengan Sungkyunkwan University Korea, Monash University, Universiti Putra Malaysia, dan Universiti Kebangsaan Malaysia. Prodi Public Relations merupakan program double degree dengan Canberra University Australia. Sementara prodi Food Technology menjalin kerja sama dengan Universiti Malaysia Terangganu, Chiba University Jepang, Universiti Teknologi MARA Malaysia, Universiti Kuala Lumpur Malaysia, Chengdu University China dan Fujian Polytechnic Normal University China.
Penambahan prodi baru ini, ujar Rektor, merupakan salah satu komitmen untuk menghadirkan pendidikan tinggi berdaya saing global. Rektor juga mengimbau bagi para calon pendaftar untuk mencermati seluruh persyaratan dan tahapan seleksi agar proses pendaftaran berjalan optimal.
Sementara Kepala Kantor SMUP Unpad, Prof. Ir. Anas, M.Sc., memaparkan, secara garis besar tidak banyak perubahan antara SMUP IUP tahun kemarin dan tahun ini. Untuk kuota juga relatif sama. “Hanya saja, ada tambahan kuota untuk prodi-prodi baru,” ujar Prof. Anas.
Prof. Anas menambahkan bahwa calon peserta IUP dapat mempersiapkan nilai rapor semester 1 hingga semester 5 dan sertifikat kemampuan berbahasa Inggris tanpa batas minimum yang berasal dari institusi yang diakui Unpad seperti ETS, British Council, dan Duolingo. Unpad juga membuka kesempatan bagi calon peserta untuk menggunakan sertifikat Test Kemampuan Berbahasa Inggris (TKBI) dari Pusat Bahasa Unpad.
“Penyelenggara yang mengeluarkan sertifikat harus berasal dari institusi yang direkognisi Unpad. Jadi tidak bisa dari tempat kursus, perguruan tinggi (selain Unpad), atau penyelenggara lain yang tidak berafiliasi langsung,” jelas Prof. Anas.
Terkait dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT), Unpad memastikan tidak ada kenaikan dalam biaya pendidikan IUP. Kebijakan ini sejalan dengan komitmen Unpad dalam menjaga stabilitas biaya pendidikan yang inklusif dan terjangkau, sebagaimana ditegaskan bahwa UKT Unpad tidak akan dinaikkan setidaknya hingga tahun 2029 (Baca: Rektor Unpad, ”UKT Unpad Tidak Naik, Setidaknya Sampai Tahun 2029).
Hasil SMUP IUP Gelombang 1 akan dilakukan sebelum pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Perlu dicatat bahwa sistem pengumuman kelulusan Unpad telah terintegrasi dengan registrasi, sehingga calon mahasiswa yang dinyatakan lulus wajib segera melakukan konfirmasi dan administrasi sesuai batas waktu, atau akan dianggap mengundurkan diri.
”Silakan mantapkan pilihan, karena ini pilihan yang memang disiapkan sesuai dengan kemampuan calon peserta yang memiliki passion untuk go international,” pesan Prof. Anas.
Untuk memberikan informasi lebih lengkap terkait program IUP, dalam waktu dekat ini Unpad akan menyelenggarakan kegiatan “Ayo Kenal Unpad, Open Campus 2026: International Undergraduate Program Info Session”. Para calon pendaftar IUP dapat menggali informasi lebih detail pada kegiatan tersebut. Informasi lengkap mengenai SMUP IUP dapat diakses melalui laman resmi smup.unpad.ac.id.* (R01/Muhammad Fadhlurrahman Khoolish)
Program studi IUP Unpad:
The post IUP Unpad Sudah Buka Pendaftaran, Ada 3 Prodi Baru appeared first on Universitas Padjadjaran.




[Kanal Media Unpad] Satuan Penjaminan Mutu (SPM) Universitas Padjadjaran (Unpad) menyelenggarakan Sosialisasi Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 yang diikuti oleh para auditor internal di lingkungan Unpad. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin, 12 Januari 2026.
Kepala SPM Unpad, Prof. Ir. Euis Tintin Yuningsih, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan AMI tahun 2026 kembali menggunakan aplikasi Situ Unpad (situ.unpad.ac.id).
“Tahun ini pelaksanaan AMI akan kembali dilaksanakan melalui aplikasi Situ Unpad,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ini dimoderatori oleh Wakil Kepala Satuan Penjaminan Mutu Unpad, Prof. Ir. Noor Istifadah, M.C.P., Ph.D., serta dihadiri oleh para auditor dan staf SPM Unpad.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Euis menjelaskan bahwa pelaksanaan AMI melalui aplikasi Situ Unpad akan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah pengisian data AMI oleh auditee yang meliputi 194 program studi, 18 Unit Pengelola Program Studi (UPPS), dan 12 direktorat. Tahap ini dijadwalkan dimulai pada 2 Februari 2026.
Tahap kedua adalah pelaksanaan Audit Mutu Internal oleh para auditor, yang dijadwalkan mulai 9 Maret 2026. Pada tahap ini, auditor melakukan konfirmasi terhadap isian data, meminta perbaikan hasil audit kepada auditee apabila diperlukan, serta mengisi deskripsi temuan hasil audit.
Tahap ketiga adalah pelaporan AMI, yang dijadwalkan mulai 11 April 2026. Tahap ini meliputi penyusunan laporan AMI oleh auditor, penyerahan laporan kepada SPM Unpad, proses review laporan oleh SPM, hingga penyerahan laporan AMI kepada UPPS dan direktorat.
Dalam pelaksanaan AMI Tahun 2026, SPM Unpad akan melibatkan 89 auditor, yang terdiri atas 69 auditor program studi, 18 auditor UPPS, dan 2 auditor direktorat. Selain itu, para auditor juga akan dilibatkan dalam pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Outcome-Based Education (OBE) yang direncanakan berlangsung pada pertengahan tahun 2026.* (Reporter: Artanti Hendriyana/ SPM Unpad)
The post SPM Unpad Sosialisasikan Audit Mutu Internal Tahun 2026 kepada Auditor Internal appeared first on Universitas Padjadjaran.