DIREKTORAT PERENCANAAN, SISTEM INFORMASI DAN TRANSFORMASI DIGITAL

SIAT AKADEMIK

SIAT KEMAHASISWAAN

SIAT KEPEGAWAIAN

SIAT E-OFFICE

SIAT PERENCANAAN

SIAT KKI-D

SIAT KKI-T

ERP by ORACLE

PORTAL STAFF UNPAD

PORTAL STUDENT UNPAD

PENGUMUMAN

Jadwal Penginputan Rencana Anggaran dan Rincian item barang dan jasa Tahun 2024

FENDRIA YUDHA [ 13-11-2023 12:48 ]

Sehubungan dengan perencanaan tahunan unit kerja di lingkungan Universitas Padjadjaran, kami dengan ini mengumumkan jadwal penginputan rencana anggaran dan detail item barang sebagai dasar rencana kerja anggaran tahunan dan rencana umum pengadaan untuk tahun 2024.


Jadwal Penginputan pada Database aplikasi Siat Perencanaan:

Tanggal: 13 Desember 2023 - 08 Januari 2024
Pada SIAT Perencanaan Modul Usulan Tahunan

  • Jadwal Pengumpulan Dokumen RKAT 2024 Unit yang disahkan oleh pimpinan unit :
    Tanggal 13 Desember 2023 - 5 Januari 2024
    Format RKAT
    1. Pendahuluan
  • 1.1. Umum (Deskripsi umum unit, tantangan dan peluang, gambaran umum strategi pencapaian kinerja untuk mencapai IKU Renstra dan DIKTI, gambaran umum Proker tahun 2024)
  • 1.2. Rencana Strategis Unit Sebagai turunan dari rencana Strategis universitas, Indikator Kinerja dan target kinerja tahun 2020 - 2024 sebagai turunan IKU renstra dan IKU kemdikbud unit tahun 2020 - 2024)
  • 1.2. Pohon Kinerja
    2. Kinerja Tahun 2023 dan Rencana Kinerja Tahun 2024
    2.1. Capaian Kinerja tahun 2023 dan Rencana kinerja tahun 2024
    2.2. Rencana Program dan Kegiatan tahun 2024 (menguraikan Program kegiatan dan nilai pada tahun 2024- tabel dan deskripsi(hirarki prog dan kegiatan mengacu pada kelompok program dan kegiatan disiat perencanaan)
    2.3. Sumber Pembiayaan (menguraikan sumber penerimaan dan nilai penerimaan pada tahun 2024- tabel dan deskripsi)
  • 3. Penutup
  • 4. lampiran
    1. tabel Detail Rencana Program dan Kegiatan 2024
  • 2. Table Detail Rencana Penerimaan 2024
    3. Pohon Kinerja

Untuk memastikan kelancaran proses perencanaan, harap menyiapkan program dan kegiatan serta pengelompokan kegiatan yang sudah tersedia pada aplikasi serta rincian item barang/jasa dengan cermat. Pastikan informasi data mencakup hal berikut:

Kelompok Kegiatan, Akun Belanja, Nama Barang/Jasa, Kuantitas, Spesifikasi Teknis, dan Perkiraan Harga (memperhatikan peningkatan tingkat inflasi)

Perencanaan ini akan menjadi dasar untuk Rencana Kerja anggaran tahunan Unit kerja dan rencana umum pengadaan tahun 2024. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh unit kerja untuk berpartisipasi aktif dalam menyusun rencana anggaran, memastikan bahwa kebutuhan dan prioritas masing-masing unit terakomodir. mohon diperhatikan agar data terinput tersebut akan terintegrasi dengan sistem lain diantaranya modul Oracle Finance dan sistem informasi procurement tersedia. selain itu sebagai syarat dari manajemen akuntabilitas kinerja yang baik pada akhir periode jadwal pengmuman ini diwajibkan bagi unit kerja untuk memiliki dokumen RKAT dengan format baku RKAT PTNBH dan mengirimkannya ke dir.psi@unpad.ac.id.

Kami mengharapkan kerjasama penuh dari seluruh staf dan unit kerja dalam menjalankan proses ini. Penginputan yang tepat waktu dan akurat akan menjadi landasan yang kuat untuk menyusun rencana kerja anggaran tahunan dan pengadaan tahun 2024 yang efektif, efisien, akuntable dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Koordinator Bid Perencanaan Jana Rustia.

BERITA UNPAD

Rektor Unpad, “UKT Unpad Tidak Naik, Setidaknya Sampai Tahun 2029”

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran berkomitmen tidak menaikkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang harus dibayarkan oleh para mahasiswa setiap semester, setidaknya hingga tahun 2029 mendatang. Selain memiliki UKT dengan rentang nominal yang relatif terjangkau, Unpad juga menawarkan banyak beasiswa bagi mereka yang membutuhkan dukungan finansial untuk kelanjutan studi.

“Untuk biaya sekolah di Unpad, alhamdulillah Unpad salah satu yang rendah, dan kami berkomitmen dalam beberapa tahun ke depan, setidaknya sampai 2029 kami tidak akan menaikkan UKT. Kami juga menyiapkan beasiswa, banyak beasiswa untuk adik-adik semua, mulai dari beasiswa pemerintah, beasiswa yang dikeluarkan oleh Unpad, dan juga beasiswa-beasiswa lainnya untuk mahasiswa yang memang membutuhkan,” ujar Rektor.

Rektor menegaskan, para orang tua dan mahasiswa tidak perlu khawatir terhadap UKT. Unpad adalah kampus negeri yang dibangun dan dijalankan dengan uang pajak masyarakat. Seluruh jajaran Unpad akan berusaha agar pendidikan di Unpad tetap berkualitas dan mereka yang mengalami kendala finansial akan dibantu agar tetap dapat melanjutkan studi.

Salah satu sumber beasiswa Unpad berasal dari pengembangan Dana Abadi Unpad yang saat ini berjumlah kurang lebih Rp. 74 miliar. Pada kegiatan peringatan Dies Natalis ke-68 Unpad September 2025 lalu, Unpad memberikan beasiswa kepada 400 mahasiswa dan juga membeli sejumlah peralatan pendidikan dengan dana yang berasal dari hasil pengembangan Dana Abadi Unpad.

Direktur Kemahasiswaan Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, Ph.D., memaparkan data bahwa, kurang lebih 24% atau hampir seperempat mahasiswa Unpad tercatat telah menerima beasiswa dari berbagai sumber, baik internal maupun eksternal (Baca juga: Total 24% Mahasiswa Unpad Menerima Beasiswa). Data pertengahan tahun 2025 lalu menunjukkan, dari total sekitar 32.000 mahasiswa, kurang lebih 7.600 di antaranya terbantu melalui beragam program beasiswa. Capaian ini menunjukkan komitmen Unpad dalam mendukung akses pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas.*

The post Rektor Unpad, “UKT Unpad Tidak Naik, Setidaknya Sampai Tahun 2029” appeared first on Universitas Padjadjaran.

Tahun 2026 Ini, Unpad Tidak Gunakan Nilai TKA Sebagai Penentu Kelulusan SNBP

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menetapkan kebijakan seleksi masuk tahun ini dengan tetap menempatkan nilai rapor dan prestasi akademik sebagai dasar utama penilaian calon mahasiswa jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sedangkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) digunakan sebagai pertimbangan tambahan jika diperlukan.

“Tahun ini mungkin Unpad tidak akan menggunakan TKA, insya Allah kami tidak menggunakan nilai itu. Kami menggunakan nilai rapor sebagai patokan utama. TKA mungkin hanya sebagai pembanding saja kalau memang diperlukan, jadi tidak digunakan,” jelas Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita dalam kegiatan “Ayo Kenal Unpad, Open Campus 2026” yang diselenggarakan di Bale Santika Unpad Jatinangor pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Lebih lanjut, Rektor menambahkan bahwa Unpad juga menyediakan berbagai program beasiswa bagi calon mahasiswa yang membutuhkan, baik yang bersumber dari pemerintah maupun beasiswa yang disediakan secara mandiri oleh Unpad, serta berbagai skema beasiswa lainnya. Program beasiswa ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Terkait biaya pendidikan, Unpad memastikan bahwa biaya kuliah yang ditetapkan tergolong terjangkau. Unpad berkomitmen untuk tidak menaikkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) setidaknya hingga tahun 2029, sehingga besaran UKT akan tetap dan tidak mengalami kenaikan dalam beberapa tahun ke depan.

“Jadi tidak usah khawatir. Ini adalah sekolah negeri yang dibangun dan dijalankan dengan uang pajak masyarakat. Tentu kami akan berusaha untuk sedemikian rupa, bagaimana caranya agar pendidikan Unpad tetap berkualitas,” ujar Prof. Arief.

Kepala Kantor Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP), Prof. Anas, turut menegaskan bahwa SNBP tidak bergantung pada nilai TKA. Penilaian utama dalam SNBP didasarkan pada konsistensi prestasi belajar siswa di sekolah sejak semester awal hingga kelas akhir, sementara TKA hanya berfungsi untuk memastikan penilaian berlangsung secara wajar dan adil tanpa menjadi penentu kelulusan.

“Kebijakan tersebut wajib dipahami benar karena berbeda tiap universitas. Kemudian kenali materi seleksi dan atur strateginya,” ujar Prof. Anas.

Prof. Anas, menjelaskan bahwa secara nasional terdapat dua jalur seleksi utama, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), yang diikuti oleh seluruh perguruan tinggi negeri. Selain itu, Unpad juga membuka Seleksi Mandiri melalui Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) dengan beberapa skema pilihan.

“Terdapat empat jalur utama dalam SMUP Mandiri, yaitu prestasi akademik, minat dan bakat, kelas internasional (IUP), dan kemitraan strategis,” jelas Prof. Anas dalam kegiatan Talkshow “Unpad Parent and Educator Hub” yang menjadi bagian dari rangkaian Open Campus 2026.

Seleksi Mandiri Prestasi Akademik dapat ditempuh melalui dua skema, yakni menggunakan nilai UTBK atau ujian SMUP, sementara Seleksi Minat dan Bakat ditujukan bagi calon mahasiswa berprestasi non-akademik di bidang seni, olahraga, karya ilmiah, maupun olimpiade. Sedangkan, Seleksi Kelas Internasional atau International Undergraduate Program (IUP) menggunakan nilai rapor dan sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan jadwal penerimaan tersendiri. Adapun Seleksi Kemitraan Strategis memiliki mekanisme seleksi yang serupa dengan Seleksi Mandiri Prestasi Akademik.

Melalui berbagai jalur seleksi yang tersedia, Unpad berharap calon mahasiswa dapat memilih jalur masuk yang sesuai dengan potensi dan minat masing-masing. Unpad juga mengimbau calon mahasiswa dan orang tua untuk memahami mekanisme seleksi secara menyeluruh agar dapat menyusun strategi pendaftaran yang tepat. Informasi lengkap mengenai SMUP dapat diakses melalui laman resmi smup.unpad.ac.id.*

The post Tahun 2026 Ini, Unpad Tidak Gunakan Nilai TKA Sebagai Penentu Kelulusan SNBP appeared first on Universitas Padjadjaran.

Kegiatan “Ayo Kenal Unpad, Open Campus 2026” Berlangsung Seru, Hadir 4.600 Peserta dari 1.387 Sekolah

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran memperkenalkan program-program pendidikan yang ada di Unpad kepada pelajar dan calon mahasiswa melalui kegiatan ”Ayo Kenal Unpad, Open Campus 2026” yang digelar di Bale Santika Unpad Kampus Jatinangor pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sebanyak 4.600 peserta dari 1.387 SMA/sederajat di seluruh Indonesia mengikuti kegiatan ini. Selain itu, 74 mahasiswa Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia juga turut mengunjungi open campus ini.

Rektor Unpad, Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Open Campus ini merupakan salah satu upaya interaksi lebih lanjut Unpad kepada pelajar dan calon mahasiswa, serta masyarakat untuk memperkenalkan lingkungan kampus. Calon mahasiswa dapat mengikuti program-program pada ”Ayo Kenal Unpad, Open Campus 2026” yang fokus pada interaksi dan pengenalan berbagai program pendidikan yang ada di Unpad. Melalui kegiatan ini, diharapkan calon mahasiswa memiliki pengetahuan yang matang mengenai Unpad.

”Kegiatan ini kami maksudkan tidak hanya memberikan informasi pada bapak/ibu sekalian, tapi juga bagian dari rencana kita untuk dapat melakukan interaksi lebih lanjut antara calon mahasiswa, stakeholder, dan juga kami, Unpad sebagai lembaga pendidikan tinggi yang ada di Indonesia,” jelas Rektor.

Rektor juga menegaskan bahwa Unpad berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang inklusif dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) relatif terjangkau. Hal tersebut disampaikan melalui pembukaan kuota yang lebih banyak untuk calon mahasiswa disabilitas, banyaknya beasiswa yang ditawarkan Unpad, serta biaya pendidikan yang stabil.

”Kami juga menyiapkan beasiswa, banyak beasiswa untuk adik-adik semua, mulai dari beasiswa pemerintah, beasiswa yang dikeluarkan oleh Unpad, dan juga beasiswa-beasiswa lainnya untuk mahasiswa yang memang membutuhkan. Dan juga kami akan melanjutkan proses seleksi untuk disabilitas lebih banyak lagi untuk tahun ini. Untuk biaya sekolah di Unpad, alhamdulillah Unpad salah satu yang rendah, dan kami berkomitmen dalam beberapa tahun ke depan, setidaknya sampai 2029 kami tidak akan menaikkan UKT,” tegas Rektor.

Sementara Ketua Pelaksana ”Ayo Kenal Unpad, Open Campus 2026”, Dr. Reza Mohammad Ganjar Gani, ST., MT., berharap setiap peserta dapat mengenal secara matang tentang jenjang pendidikan selanjutnya sehingga dapat menghasilkan keputusan baik, yang berdampak kepada masyarakat di kemudian hari.

”Melalui open campus ini, kami berharap setiap peserta dapat pulang membawa kesadaran baru, bukan hanya sekadar tentang dimana akan kuliah, tapi tentang siapa dan ingin apa, menjadi kontribusi yang akan diberikan di masa depan,” harap Dr. Reza.

Kegiatan ”Ayo Kenal Unpad, Open Campus 2026” dikemas secara menarik melalui program-program yang ditawarkannya. Berbagai program tersebut antara lain sesi talkshow dan presentasi lingkungan pendidikan Unpad melalui Unpad Education Talks, Jelajah Ilmu yang mengenalkan hasil-hasil produk unggulan Unpad. Para peserta juga dapat berkonsultasi dengan sivitas akademika Unpad melalui ruang Konsultasi Pendidikan, ada Pameran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Jelajah Unpad yang menawarkan interaksi langsung dengan fasilitas pendidikan Unpad serta gambaran kegiatan mahasiswa di kampus. Terdapat juga sesi konsultasi dengan orang tua dan guru dengan Unpad mengenai kiat-kiat pemilihan program studi di Unpad dengan Unpad Parent & Educator Hub.* (Reporter: Muhammad Fadhlurrahman Khoolish).

The post Kegiatan “Ayo Kenal Unpad, Open Campus 2026” Berlangsung Seru, Hadir 4.600 Peserta dari 1.387 Sekolah appeared first on Universitas Padjadjaran.

Sebanyak 3.382 Mahasiswa Unpad Ikuti KKN di Sumedang dan Indramayu, Sekda Jabar Lepas Keberangkatannya

[Kanal Media Unpad] Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. Herman Suryatman, secara resmi melepas 3.382 mahasiswa Universitas Padjadjaran untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 203 desa yang tersebar di dua kabupaten di Jawa Barat yaitu Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Sumedang. Pelepasan mahasiswa KKN tersebut dilaksanakan di halaman Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor pada Jumat, 9 Januari 2026.

“Kunci penanggulangan kemiskinan itu ada dua, yaitu pendapatan harus ditingkatkan dan beban pengeluaran harus dikurangi. Oleh karena itu, adik-adik mahasiswa diharapkan bisa ‘menyeberangkan’ dan mengantarkan masyarakat agar mampu mengakses peluang, meningkatkan pendapatan, serta mengurangi beban pengeluaran,” ujar Herman.

Herman menyampaikan bahwa meskipun waktu pelaksanaan KKN relatif singkat, mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak nyata melalui penguatan literasi keluarga dan literasi keterampilan hidup (life skill). Menurutnya, masyarakat perlu dibekali pengetahuan untuk mengakses berbagai peluang, meningkatkan pendapatan, serta menurunkan beban pengeluaran.

Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, mengatakan bahwa kegiatan KKN merupakan peluang yang sangat besar bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari masyarakat. KKN tidak hanya menjadi ruang pembelajaran di luar kelas, tetapi juga berperan sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan yang diperoleh di kampus dengan berbagai permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat di lapangan.

“Selamat belajar di tempat KKN. Semoga ilmu yg didapatkan dapat memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar Rektor Unpad.

Sebanyak 3.382 mahasiswa bersama 203 dosen pembimbing akan diterjunkan ke 203 desa yang tersebar dalam 46 kecamatan di Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Sumedang. Dari jumlah tersebut, 157 desa berada di 30 kecamatan di Kabupaten Indramayu, sementara 46 desa lainnya tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Sumedang. Seluruh mahasiswa yang mengikuti KKN ini terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Program KKN ini direncanakan berlangsung selama kurang lebih satu bulan, terhitung mulai 10 Januari hingga berakhir pada 11 Februari 2026, dengan fokus pada penanganan kemiskinan dan pengelolaan sampah.

Sementara Bupati Sumedang Dr. Dony Ahmad Munir mengapresiasi Universitas Padjadjaran yang telah memilih Kabupaten Sumedang sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Ia meyakini kehadiran mahasiswa Unpad akan memberikan makna, manfaat, dan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami mendapat energi dari akademisi yang akan menjadi wahana solutif untuk menyelesaikan persoalan yang ada di Sumedang,” ujar Dony.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan bahwa Kabupaten Indramayu merasa bersyukur karena terpilih sebagai lokasi pelaksanaan KKN Unpad. Di antara seluruh kota dan kabupaten di Jawa Barat, ia menilai Indramayu akan mendapatkan kebermanfaatan dengan hadirnya mahasiswa Unpad yang berkontribusi dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami siap secara data, kami serahkan semua para camat, dan juga kepala desa untuk ayo bekerja sama, ini satu kesempatan yang luar biasa,” kata Lucky.

Melalui pelaksanaan KKN ini, Unpad berharap kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pembangunan berbasis pemberdayaan serta mendorong terwujudnya desa yang lebih mandiri dan sejahtera.* (Reporter: Muhammad Fadhlurrahman Khoolish)

(Foto-foto oleh: Dadan Triawan dan Jalasenastri Saprala)*

The post Sebanyak 3.382 Mahasiswa Unpad Ikuti KKN di Sumedang dan Indramayu, Sekda Jabar Lepas Keberangkatannya appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Kembali Kirim Relawan dan Donasi untuk Bantu Penanganan Korban Bencana di Aceh

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran kembali mengirimkan gabungan 22 mahasiswa dari berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di lingkungan Unpad dalam pemberangkatan Batch 3 relawan kemanusiaan dengan fokus pengabdian ke Aceh, sekaligus menyalurkan donasi Unpad Peduli Sesama bagi korban bencana banjir bandang dan longsor di Aceh sebesar Rp39.868.687. Pelepasan mahasiswa tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Livin’, Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, pada Kamis, 8 Januari 2026.

“Saat ini kami kembali mengirimkan relawan ke Aceh karena dampak bencana di wilayah tersebut lebih luas. Selain itu, terbatasnya aksesibilitas membuat proses penanganan di Aceh relatif lebih lambat,” jelas Direktur Kemahasiswaan Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, SS., MA., Ph.D.

Sebanyak 22 relawan mahasiswa tersebut akan bertugas di Takengon, Aceh. Selain memberikan layanan pengobatan, para relawan juga akan melakukan Psychological First Aid (PFA) bagi masyarakat terdampak bencana. Kegiatan lainnya meliputi pendampingan psikologis di sekolah-sekolah yang telah kembali beroperasi, melalui metode permainan edukatif untuk membantu pemulihan kondisi mental anak-anak.

“Mahasiswa ada yang berasal dari Fakultas Keperawatan dan Fakultas Psikologi, sehingga mereka sudah punya modal pengetahuan untuk bisa mengaplikasikan ilmu mereka khususnya untuk pengobatan pertama di lapangan,” ujar Inu.

Pada Batch 3 ini, Unpad sekaligus menyalurkan donasi Unpad Peduli Sesama bagi korban bencana di Aceh. Donasi tersebut dimanfaatkan untuk pengadaan berbagai logistik bantuan, seperti sembako, makanan ringan berprotein tinggi, serta obat-obatan yang dibutuhkan masyarakat terdampak. Secara keseluruhan, dana yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp130 juta, yang sebelumnya telah disalurkan sebesar Rp81 juta pada pemberangkatan relawan tahap kedua, sementara sisanya digunakan untuk mendukung penyaluran bantuan pada tahap berikutnya.

Inu menambahkan bahwa seiring perkembangan situasi di lapangan, masa tanggap darurat bencana di Aceh diperpanjang hingga 20 Januari. Setelah itu, diperkirakan memasuki fase pemulihan (recovery) yang memerlukan tenaga psikolog untuk membantu penyintas mengatasi trauma. Ke depan, Unpad membuka peluang pengembangan program lanjutan dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), khususnya dalam upaya pemulihan psikososial pascabencana.

Lebih lanjut, Unpad sebelumnya telah melakukan pendataan dan verifikasi terhadap mahasiswa yang terdampak bencana, khususnya yang terdampak langsung pada keluarga inti. Mahasiswa yang telah terverifikasi tersebut telah diajukan untuk memperoleh bantuan dari Kemendiktisaintek termasuk dukungan terkait keringanan UKT.

“Kami akan memprioritaskan mereka untuk mendapatkan beasiswa tidak mampu yang akan dibuka pada semester genap yang akan datang,” ujar Inu.

Sebagai bentuk kepedulian bersama, masyarakat dan keluarga besar Unpad masih dapat menyalurkan bantuan bagi korban bencana melalui penggalangan dana Unpad Peduli Sesama. Donasi dapat disalurkan melalui Bank BNI nomor rekening 9881957133000018 atas nama Unpad Peduli Sesama, yang akan digunakan untuk mendukung kebutuhan kemanusiaan dan proses pemulihan di wilayah terdampak bencana.*

The post Unpad Kembali Kirim Relawan dan Donasi untuk Bantu Penanganan Korban Bencana di Aceh appeared first on Universitas Padjadjaran.

Seminar Hutan, Air, dan Hukum: Orkestrasi Ilmu untuk Ketahanan Bencana di Sumatera

[Kanal Media Unpad] Dewan Profesor Universitas Padjadjaran menyelenggarakan “Seminar Hutan, Air, dan Hukum: Orkestrasi Ilmu untuk Ketahanan Bencana di Sumatera” yang diselenggarakan di Bale Rumawat, Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung, pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan seminar tersebut dilaksanakan dalam rangka diskusi keilmuan dari kacamata akademisi terkait bencana ekologis yang terjadi di Sumatera.

Seminar yang bertajuk ”Menjaga Bumi, Menjaga Ibu Pertiwi dari Restorasi Hutan, Tata Kelola Air, hingga Keadilan Ekonomi Lingkungan” tersebut menghadirkan beberapa narasumber, yaitu Guru Besar FH Unpad, Prof. Dr. Lastuti Abubakar S.H., M.H., Guru Besar FTIP Unpad, Prof. Ir. Chay Asdak, M.Sc., Ph.D, dan Guru Besar Fakultas Teknik Geologi Unpad, Prof. Dr. Ir. Hendarmawan, M.Sc., serta dimoderatori oleh Sekretaris Dewan Profesor Unpad, Prof. Dr. Iman Hernaman, M.Si.

Guru Besar FTIP Unpad, Prof. Ir. Chay Asdak, M.Sc., Ph.D, menyampaikan perspektif hidrologi hutan dari bencana ekologis Sumatera. Prof. Chay menjelaskan, diperlukannya upaya pengendalian izin-izin perkebunan dan tambang, insentif dan disentif, serta kolaborasi dalam strategi pengendalian banjir dan tanah longsor via restorasi lanskap DAS yang diwujudkan melalui regulasi (Perda, PerDes) untuk komitmen bersama.

Statement para pejabat juga harus yang mendorong terjadinya kolaborasi, bukan sebaliknya, counter productive. Karena kalau hanya menyalah-nyalahkan saja, tidak akan bisa menghimpun kekuatan, karena kekuatan kita adalah dalam kebersamaan,” jelas Prof. Chay.

Sementara itu, Guru Besar FTG Unpad, Prof. Dr. Ir. Hendarmawan, M.Sc., menjelaskan pemaparan yang berjudul ”Di Saat Air Kehilangan Ruang: Pelajaran Hidrogeologi dari Banjir Bandang Sumatera”. Prof. Hendarmawan menegaskan pemicu proses alam merupakan pemicu utama dan pengontrol dominan bencana, tanpa atau dengan campur tangan manusia. Prof. Hendarmawan menambahkan juga pentingnya early warning dan penataan ruang yang baik untuk mitigasi yang komprehensif.

”Kita semua jangan abai lagi, early warning dan penataan ruang yang baik, dan tentu saja sesuai mitigasi yang komprehensif,” tegas Prof. Chay.

Guru Besar Fakultas Hukum Unpad, Prof. Dr. Lastuti Abubakar S.H., M.H., menyampaikan pemaparan ”Governansi Korporasi Berbasis ESG: Upaya Mencegah Bencana dan Kerusakan SDA dalam Perspektif Hukum Ekonomi Lingkungan”. Prof Lastuti menyimpulkan bahwa Governansi dan ESG merupakan instrumen hukum ekonomi yang mandatori sebagai landasan penguatan hukum ekonomi lingkungan dan bencana ekologis merupakan kegagalan tata kelola korporasi yang dapat diatasi dengan integrasi dua hal tersebut.

”Kita itu secara hukum ekonomi memerlukan dana untuk melakukan recovery, melakukan pemulihan, melakukan apapun itu terkait bencana. Ini bisa kita pupuk, kita himpun, kita distribusikan dengan baik kalau kita secara kelembagaannya benar, secara prosesnya juga benar sampai tepat sasaran. Makanya saya menulis dalam satu jurnal internasional tentang bagaimana model pengelolaan dana lingkungan,” jelas Prof. Lastuti.

Ketua Senat Akademik Unpad, Prof. Dr. Yoni Syukriani, dr., Sp.FM.Subsp.SBM, M.Si., DFM., dalam sambutannya mengajak para akademisi, khususnya yang ada di lingkungan Unpad untuk terus semangat berdiskusi dengan pandangan multidisiplin ilmu dan tidak terjebak dalam simplifikasi masalah.

”Jadi saya kira mengapa kita harus tetap bersemangat untuk mendiskusikan sesuatu dengan sangat kompleks karena kompleksitas itu sangat penting. Jadi diharapkan jangan sampai kita terjebak dalam simplifikasi masalah dan pandangan multidisiplin dibutuhkan karen persoalan itu sebagian besar adalah harus dipikirkan dari berbagai sudut pandang,” jelas Prof. Yoni.

Sementara Ketua Dewan Profesor Unpad, Prof. Dr. Atwar Bajari, M.Si., dalam pengantarnya berharap bahwa hasil seminar kali ini dapat menghasilkan policy brief dan gagasan yang dapat dicermati oleh pemerintah dalam upaya preventif dan penanganan bencana alam.

”Mudah-mudahan diskusi soal Hutan, Air, dan Hukum: Orkestrasi Ilmu untuk Ketahanan Bencana di Sumatera bisa menghasilkan policy brief atau bisa menghasilkan gagasan-gagasan yang mudah-muudahan nanti bisa sampai kepada para pemimpin di negara kita,” harap Prof. Atwar.* (Reporter: Muhammad Fadhlurrahman Khoolish)

The post Seminar Hutan, Air, dan Hukum: Orkestrasi Ilmu untuk Ketahanan Bencana di Sumatera appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Kolaborasi dengan Pemprov Jabar, Bekali Mahasiswa Laksanakan KKN Unpad Berdampak 2026

[Kanal Media Unpad] Dalam rangka mempersiapkan mahasiswa untuk memberikan dampak dan manfaat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN), Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kegiatan Pembekalan KKN Unpad Berdampak 2026 yang diselenggarakan secara hybrid di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, pada 5-7 Januari 2026. Mahasiswa Unpad dijadwalkan melaksanakan kegiatan KKN di wilayah Indramayu dan Sumedang pada bulan Januari-Februari 2026 mendatang.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, S.Psi., MOP., Ph.D., menyampaikan bahwa Universitas Padjadjaran terus mendorong agar seluruh aktivitas tridharma perguruan tinggi dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dalam hal ini, program KKN Unpad Berdampak 2026 merupakan salah satu wujud nyata komitmen Unpad dalam menghadirkan kontribusi langsung kepada masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Barat.

“Unpad saat ini ingin senantiasa berdampak. Kami tidak ingin hanya melakukan riset yang berhenti pada tahap publikasi. Karena meskipun publikasi itu penting, yang jauh lebih penting adalah bagaimana hasil riset dan ilmu pengetahuan tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui KKN mahasiswa memegang amanah yang mulia, yaitu membantu masyarakat meningkatkan kualitas hidup melalui pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama berkuliah di Unpad,” ujar Prof. Zahrotur.

Sementara itu, kepada Tim Kanal Media Unpad, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Jawa Barat Ane Carolina, S.Si., M.Eng., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan KKN Unpad Berdampak 2026 yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam pembangunan manusia. Ane menjelaskan bahwa Pemprov Jabar saat ini terus berupaya menurunkan angka kemiskinan melalui strategi menurunkan beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Dalam konteks tersebut, mahasiswa KKN diharapkan dapat berperan sebagai jembatan bagi masyarakat, khususnya masyarakat miskin ekstrem untuk keluar dari jerat kemiskinan.

“Pemerintah dan akademisi tidak bisa berjalan sendiri. Kampus menghasilkan teori dan inovasi, sementara masyarakat menjadi ruang praktiknya. Momentum KKN ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menguji sekaligus mendarmabaktikan ilmunya kepada masyarakat. Memang mahasiswa KKN tidak bisa langsung menjamin masyarakat sejahtera dalam waktu singkat. Namun, minimal mereka mampu membangun mindset, mental model, dan pemetaan jalan keluar dari kemiskinan,” ujar Ane.

Hadir pula memberikan materi pada pembekalan ini Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si. Melalui kegiatan Pembekalan KKN Unpad Berdampak 2026 ini, diharapkan mahasiswa Unpad siap terjun ke masyarakat dengan pemahaman, empati, dan semangat pengabdian, sehingga mampu menghadirkan perubahan yang berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah Indramayu, Sumedang, dan sekitarnya.*

The post Unpad Kolaborasi dengan Pemprov Jabar, Bekali Mahasiswa Laksanakan KKN Unpad Berdampak 2026 appeared first on Universitas Padjadjaran.

Usai Dilantik, Seluruh Dekan Ikuti Pembekalan untuk Selaraskan Kepemimpinan dengan Renstra Unpad

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Dekan Fakultas/Sekolah Periode 2026–2030 di Lingkungan Unpad yang berlangsung di Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan, pada 2-4 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum awal penyelarasan kepemimpinan fakultas dan sekolah di lingkungan Unpad agar selaras dengan arah kebijakan strategis universitas.

Pada kesempatan tersebut, Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menyampaikan materi mengenai Rencana Strategis (Renstra) Unpad sebagai landasan utama pengembangan institusi selama masa periode berlangsung. Rektor menyampaikan bahwa kepemimpinan Dekan  harus berlandaskan pada nilai utama Unpad, yaitu meliputi ketuhanan, integritas, keterbukaan, berdampak, sinergi, kesetaraan, serta progresivitas. Dalam hal ini, Dekan memiliki peran strategis sebagai role model yang akan menentukan budaya organisasi di lingkungan fakultas dan sekolah di Unpad.

“Nilai-nilai ini bukan nilai yang basa-basi, tetapi harus hidup dalam diri setiap Dekan. Dekan adalah role model, sehingga apa yang ditunjukkan dalam sikap dan keputusan akan membentuk budaya di lingkungan fakultas dan sekolah,” ujar Rektor.

Rektor juga memaparkan arah strategis jangka menengah yang akan dilakukan oleh Unpad, salah satunya melalui penguatan konsep Smart and Green Campus yang tidak hanya berorientasi pada pengakuan, tetapi juga pada implementasi nyata. Rektor berharap upaya pengelolaan lingkungan, seperti penanganan sampah dan efisiensi energi dapat semakin terintegrasi dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.

Sementara itu, dalam konteks tridarma Rektor menjelaskan pentingnya integrasi antara pendidikan, dunia kerja, dan pengabdian kepada masyarakat. Program akademik di tingkat fakultas diharapkan tidak berjalan terpisah, melainkan menjadi satu kesatuan yang saling terhubung dan relevan dengan kebutuhan secara nyata, sehingga lulusan Unpad memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan sekaligus berdampak bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Rektor mengingatkan agar seluruh kebijakan dan program pengembangan fakultas tetap selaras dengan Renstra yang telah disepakati bersama. Rektor menyampaikan bahwa kesatuan arah dan harmoni menjadi kunci dalam mewujudkan visi Unpad sebagai perguruan tinggi yang inklusif, unggul, dan berdampak, tanpa kehilangan jati diri dan budaya bangsa. Oleh karena itu, para Dekan diharapkan mampu memahami Renstra Unpad secara mendalam dan menjadikannya sebagai dasar dalam perumusan kebijakan di tingkat fakultas dan sekolah, sehingga setiap langkah pengembangan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Unpad dan masyarakat luas.

“Renstra ini adalah kompas bersama. Selama kita berpegang pada perencanaan yang sama, maka jelas apa yang kita kejar dalam lima tahun ke depan dan seluruh unsur Unpad akan bergerak dalam satu irama,” pungkas Rektor.

Pada kesempatan ini, para Dekan juga mendapatkan pemaparan materi mengenai Wawasan Ke-Unpad-an yang disampaikan oleh Rektor ke-10 Unpad Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA., materi Arah Pengembangan Pendidikan Tinggi di Indonesia yang disampaikan oleh Rektor ke-11 Unpad Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, dr., materi Pengelolaan PTNBH yang disampaikan oleh Rektor ke-12 Unpad Prof. Dr. Rina Indiastuti, S.E., M.SIE.. Pada hari berikutnya, pembekalan diisi oleh pemaparan dari para Wakil Rektor dan Direktur di lingkungan Unpad.*

The post Usai Dilantik, Seluruh Dekan Ikuti Pembekalan untuk Selaraskan Kepemimpinan dengan Renstra Unpad appeared first on Universitas Padjadjaran.

Mapag 2026, Rektor Ajak Keluarga Besar Unpad Satukan Tekad untuk Raih Hasil Terbaik

[Kanal Media Unpad] Tahun 2025 menjadi periode refleksi sekaligus transisi penting bagi Universitas Padjadjaran. Di tengah dinamika perubahan kepemimpinan dan tantangan global yang semakin kompleks, Unpad terus memperkuat langkah pengembangan institusi menuju pusat pendidikan dan pengetahuan yang inklusif, berkelanjutan, serta berkelas dunia. Melalui berbagai upaya strategis sepanjang 2025, Unpad mendorong inovasi global sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

Demikian disampaikan oleh Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita dalam kegiatan Mapag 2026 bertajuk “Kiprah Unggul, Jejak Inklusif, dan Karya Berdampak” yang diselenggarakan di Grha Sanusi Hardjadinata, Jl. Dipati Ukur No. 35, Bandung, pada Jumat, 2 Januari 2026. Dalam bahasa Sunda, mapag berarti menjemput atau menyambut, yang mencerminkan semangat Unpad dalam menyongsong tahun 2026 sebagai momentum untuk memperkuat peran institusi pendidikan tinggi.

“Kita harus bisa menyadari apa yang sudah kita alami di 2025, dan kita bertekad untuk menetapkan arah 2026 sesuai dengan apa yang kita cita-citakan,” tutur Rektor.

Rektor mengajak seluruh keluarga besar Unpad untuk bergerak bersama dengan disiplin, kolaborasi, dan konsistensi dalam eksekusi. Upaya tersebut dinilai penting untuk memastikan Unpad terus bertumbuh sebagai universitas yang unggul, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat.

“Mari kita satukan tekad, mari kita bersama-sama menyongsong tahun 2026 untuk bisa mengatakan bahwa Unpad pasti bisa dan bisa menjadi yang terbaik,” ujar Rektor.

Dalam kegiatan tersebut, diselenggarakan sesi tanya jawab antara tenaga kependidikan dan dosen Universitas Padjadjaran dengan Rektor Unpad yang dimoderatori oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad, Prof. Widya Setiabudi Sumadinata serta pembacaan doa oleh Dr. Eka Kurnia Firmansyah, M.Hum. (Dosen FIB Unpad). Selain itu, dilaksanakan juga pembagian doorprize yang disponsori oleh BNI, BJB, dan BSI.

Kegiatan Mapag 2026 menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kebersamaan bagi seluruh keluarga besar Unpad dalam menyambut tahun 2026. Melalui kegiatan ini, Unpad berkomitmen untuk terus bergerak bersama dalam memperkuat peran sebagai perguruan tinggi yang unggul, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.*

The post Mapag 2026, Rektor Ajak Keluarga Besar Unpad Satukan Tekad untuk Raih Hasil Terbaik appeared first on Universitas Padjadjaran.

Kolaborasi Tim FK Unpad-Unair Raih Juara Harapan I di BIONICS 2025

[Kanal Media Unpad] Kolaborasi antaruniversitas kembali mengharumkan nama Universitas Padjadjaran di tingkat nasional. Tim Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) bersama Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) berhasil meraih Juara Harapan I dalam ajang BIONICS (BioMedical Innovation and Scientific Competition) 2025 yang diselenggarakan oleh Medical Research Center of Indonesia (MRCI) di Yogyakarta pada 20-21 Desember 2025.

Dalam kompetisi tersebut, tim Unpad–Unair mengangkat topik potensi C-Reactive Protein (CRP) sebagai biomarker pendukung dalam deteksi dan evaluasi respons terapi Tuberkulosis (TB). Topik ini dinilai relevan dengan tantangan penanganan TB, khususnya di negara berkembang, di mana kondisi klinis pasien sering kali tidak sejalan dengan beban infeksi bakteri TB.

Tim terdiri atas dr. Yitzchak Millenard Sigilipu selaku inisiator dan presentator utama, bersama dr. Yosi Yohanes Putra Tandi, dr. Averina Octaxena Aslani, M.Sc, dan dr. Anindyta Murfia Khairunnisa dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, serta dr. Ester Chateline Susanto dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Pengembangan gagasan ini didukung melalui jejaring akademik dan layanan kesehatan sebagai afiliasi anggota tim, antara lain RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (RSJPDHK) Jakarta Barat, dan Rumah Sakit Kristen Mojowarno (RSK) Jombang.

Gagasan pemanfaatan CRP sebagai biomarker dinilai aplikatif karena proses pemeriksaannya relatif sederhana dan mudah diakses. Hal ini memungkinkan penerapan yang lebih luas untuk mendukung evaluasi perjalanan penyakit serta respons terapi TB di berbagai fasilitas layanan kesehatan. Inovasi tersebut mendapat apresiasi dewan juri karena relevansinya di bidang kesehatan dan potensi implementasi dalam skala nasional.

Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi sivitas akademika Universitas Padjadjaran untuk terus mengembangkan riset kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat serta memperkuat kontribusi Unpad dalam pengembangan ilmu kedokteran di Indonesia.* (Rilis oleh: Humas FK Unpad)

Sumber: https://fk.unpad.ac.id/kolaborasi-fk-unpad-unair-bionics-2025/

The post Kolaborasi Tim FK Unpad-Unair Raih Juara Harapan I di BIONICS 2025 appeared first on Universitas Padjadjaran.

© 2023 DPSI Unpad.
Jl. Ir. Soekarno km. 21 Jatinagor Sumedang
Gedung Rektorat Lantai 3
dir.psi@unpad.ac.id